Iman yang Bekerja Melalui Kasih
Seorang perwira yang memiliki pangkat dan kekuasaan datang kepada Yesus bukan untuk dirinya, tetapi untuk hambanya yang sedang sakit. Sebagai pemimpin, ia menunjukkan kerendahan hati serta kepeduliannya mencari bantuan demi kesembuhan bawahannya. Hanya dengan bermodalkan percaya satu perkataan Tuhan Yesus. Iman seperti ini penting untuk membangun gereja rumah tangga yang sehat rohani dan nyata dalam kasih. Keluarga adalah ladang misi pertama. Saat saling mendoakan, memperhatikan, dan menolong sesama, pelayanan sosial dimulai. Iman tidak berhenti pada doa, tetapi bergerak dalam tindakan. Seperti seorang ibu sederhana yang rutin memasak untuk tetangga lansia yang sakit. Ia berkata, “Saya tidak bisa menyembuhkan, tapi saya bisa peduli.” Itulah iman yang bekerja melalui kasih. Mungkin kita tak mampu melakukan hal besar, tetapi perhatian kecil dari hati yang peduli dapat menjadi berkat dan kesembuhan bagi orang lain. Inilah wujud gereja rumah tangga yang hidup dan bermisi melalui kasih.
Tuhan, sehatkan keluarga kami dan jadikan kami saluran berkat. Amin.


