Renungan Harian Keluarga

Allah Trinitas Memberi Kuasa untuk Melayani

Kita sering berpikir bahwa pelayanan adalah panggung untuk menunjukkan kemampuan. Kita ingin dilihat, diakui, dan dianggap berarti. Tetapi Rasul Paulus justru membongkar ilusi itu: pelayanan bukan tentang siapa kita, melainkan tentang siapa Allah yang bekerja di dalam kita. Allah Bapa memanggil, Anak mengutus, dan Roh Kudus memberi kuasa. Kita hanyalah alat di mana Allah berkarya. Masalahnya, kita lebih suka menjadi pusat daripada menjadi alat. Kita melayani, tetapi diam-diam mencari ketenaran diri sendiri. Kita memberi, tetapi berharap dihargai. Dan ketika tidak dihargai, kita kecewa. Di titik itu, pelayanan berubah menjadi beban, karena kita melayani dengan ego, bukan berdasarkan anugerah atau pilihan Allah bagi kita. Keluarga adalah tempat di mana kepalsuan itu paling mudah terbongkar. Di rumah, tidak ada panggung. Tidak ada tepuk tangan. Yang ada hanya pilihan: tetap mengasihi atau menyerah. Dan justru di situlah pelayanan sejati lahir bukan dari kehebatan, tetapi dari hati yang rela dipakai Tuhan, bahkan ketika tidak terlihat.

 



 Doa:  Ya Tuhan, pakailah keluarga kami melayaniMu, Amin.